This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Jumat, 06 November 2009

Overclock Aman dengan Multiplier
Afgan- IT gosip

Overclocked System

Dengan mudahnya 'menarik' Intel core i7 965 dari kecepatan standar 3,2GHz menjadi 4GHz hanya dengan menaikkan kecepatan FSB, itu pun karena dibatasi oleh pendingin prosesor yang masih standar.

Memang sejatinya Intel Core i7 965 sudah memiliki kecepatan yang sangat memadai untuk menjalankan aplikasi terberat sekalipun. Kecepatan yang tinggi tersebut tentunya tidak luput juga dari jumlah Multiplier yang dimilikinya. Apa itu Multiplier?

Muliplier adalah suatu rasio antara clock internal prosesor dengan clock eksternalnya, rasio itupun dapat diubah untuk menentukan kecepatan prosesor. Misalnya, Intel Core i7 965 memiliki Multiplier 24 dengan FSB 133MHz. Ini berarti prosesor tersebut memiliki kecepatan default 24 X 133MHz = 3192 MHz atau sama dengan 3,2 Ghz.

Namun perlu diketahui tidak semua prosesor memiliki Multiplier yang dapat dinaikkan (unlock Multiplier), malah sebagian besar prosesor yang beredar kini hanya dapat diturunkan Multipliernya (Multiplier Lock).

Menaikkan jumlah Multiplier adalah suatu overclocking yang sangat aman untuk dilakukan, karena perubahannya tidak akan berdampak pada melonjaknya kecepatan FSB ataupun memory.

Dengan kombinasi yang tepat antara kecepatan FSB, memory dan jumlah Multiplier, maka para overclocker akan mendapatkan kecepatan prosesor yang optimal.

Lalu apa hanya cukup sampai di situ? tentu tidak.

Jika kombinasi tersebut masih dirasakan kurang, para pengguna masih dapat menaikkan jumlah Voltase. Ada dua jenis Voltase dalam komputer, vCore, adalah sebutan Voltase untuk prosesor dan vDIMM sebutan Voltase untuk memory. Namun, menaikkan jumlah Voltase memiliki risiko yang jauh lebih besar jika dibandingkan dengan menaikkan Multiplier atau pun FSB.

Menaikkan Voltase semata-mata hanya perlu dilakukan jika sistim tidak berjalan dengan baik akibat overclocking yang berlebih.

Kesimpulannya, untuk melakukan overclocking bukanlah perkara sulit, tetapi tetap saja mengandung risiko yang dapat menyebabkan kerusakan pada hardware.

Apalagi, para vendor komputer tidak memberikan garansi untuk kerusakan akibat overclock, benar-benar sebuah mimpi buruk jika itu sampai terjadi.

Hal itu tentunya bisa dicegah jika pengguna tidak melakukan overclock berlebihan, yang artinya komputer tetap stabil, temperatur tidak berlebihan atau kenaikan kecepatan yang tidak terpaut jauh dari kondisi semula.

undefinedundefined

Cara partisi flash disk

Mempartisi flashdisk?? apa bisa??? mungkin itu yang muncul dalam pikiran anda. Tapi saya

sudah mencoba dan membuktikan bahwa ada beberapa flashdisk yang bisa di partisi.

Sebelumnya, yang anda harus ketahui adalah microsoft (mulai XP hingga seven yang sekarang)

masih belum mengijinkan suatu removable disk memiliki partisi, berbeda dengan linux yang

membiarkan anda membagi flashdisk anda menjadi berapapun yang anda mau.
untuk itu, kita harus menipu OS microsoft yang kita gunakan agar membaca flashdisk kita

sebagai localdisk.

Silahkan anda download dahulu file yang akan kita butuhkan :
1. untuk vandisk dan lexar, DOWNLOAD DI SINI
2. untuk flashdisk lain, DOWNLOAD DI SINI
3. Program partisi, DOWNLOAD DI SINI

>>> VANDISK & LEXAR <<

untuk melakukan membuat flashdisk dikenal sebagai localdisk, sebaiknya anda membackup data dalam flashdisk anda terlebih dahulu.

Kemudian insert flashdisk anda ke pc, lalu jalankan "BootIt.exe" ( untuk Windows Vista, anda harus klik kanan kemudian pilih "Run as Administrator").

setelah flashdisk anda masuk ke list yang ada, select flashdisk anda kemudian klik "Flip Removable Bit".

kemudian Run program pemartisi dan bagi ukuran flashdisk anda sesuka anda

untuk melakukan membuat flashdisk dikenal sebagai localdisk, sebaiknya anda membackup data dalam flashdisk anda terlebih dahulu.

Kemudian insert flashdisk anda ke pc, lalu jalankan "BootIt.exe" ( untuk Windows Vista, anda harus klik kanan kemudian pilih "Run as Administrator").

setelah flashdisk anda masuk ke list yang ada, select flashdisk anda kemudian klik "Flip Removable Bit".

kemudian Run program pemartisi dan bagi ukuran flashdisk anda sesuka anda

>> FLASHDISK MEREK LAIN (Kingston pun bisa)<<<

lalu, apakah merek lain tidak bisa dipartisi??? jawabannya BISA....... namun untuk flashdisk

yang lain ini agak repot karena anda harus membuat driver sendiri dan menginstallnya di

setiap pc yang anda gunakan agar partisi dalam flashdisk anda terbaca.

untuk membuat drivernya, di sini saya sediakan filenya dan caranya amat mudah. Anda tidak

harus memahami bahasa pemrograman apapun untuk membuat driver untuk flashdisk anda.

pertama, insert flashdisk yang akan anda partisi, kemudian klik kanan pada "my computer",

pilih "manage", kemudian pilih "device manager", di window bagian kanan pilih "disk drives"

kemudian klik kanan pada flashdisk anda (biasanya bernama "USB Flash Disk UsB Device") lalu

pilih "properties" lalu pilih tab "Details" (lihat pada "screenshot.png" pada file yang

telah anda download).
Pastikan pada dropdown list tertulis "Device Instance Id". Kemudian di bawahnya ada satu

baris tulisan, copy tulisan itu lalu simpan dulu di notepad.

Selanjutnya ekstrak file yang telah anda download.
setelah anda ekstrak file yang anda download, install notepad++ lalu buka "cfadisk.inf"

dengan "notepad++", lalu anda cari pada baris ke-26, dan replace tulisan yang ada setelah

tulisan "cfadisk_install," dengan baris yang anda copy tadi, dan jadilah driver khusus

flashdisk anda.......

kemudian anda harus kembali membuka device manager, klik kanan device anda kemudian pilih

update driver, lalu pilih radio button paling bawah yang bertuliskan "No, not at this time"

lalu klik next, kemudian pilih radio button yang paling bawah lagi, lalu klik next lagi,
setelah itu pilih radio button yang bertuliskan "Search for the best driver in these

locations", beri tanda cek pada kotak yang bertuliskan "Include this location in the

search", pilih browse lalu pilih folder yang berisikan "cfadisk.inf" tadi, lalu klik next

dan apabila ada peringatan dari windows, anda cukup klik button "yes".(PERLU DI INGAT!!!

FOLDER DRIVER BERISI 6 FILE YANG SALING BERKAITAN DAN TIDAK BOLEH HILANG SATUPUN)

setelah itu flashdisk anda sudah dikenal sebagai localdisk dan anda bisa mempartisinya

dengan partition tools yang sudah anda download.

*Setiap berpindah komputer, anda harus menginstall driver yang telah anda buat agar partisi flashdisk anda terbaca.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites